ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Pernyataan mengejutkan Lamine Yamal yang menyebut Real Madrid “mencuri dan mengeluh” langsung memicu kemarahan di ruang ganti Los Blancos. Lebih lagi, komentar itu muncul menjelang El Clasico, membuat suasana semakin panas dan menegangkan.
Para pemain Madrid merasa ucapan Yamal melampaui batas rivalitas. Bahkan, sebagian besar tidak menganggapnya candaan, melainkan tindakan yang tidak sopan dan memprovokasi. Akibatnya, kemarahan pun memuncak menjelang pertandingan.
Kapten Dani Carvajal segera bertindak sebagai pemimpin sejati. Ia berencana berbicara langsung dengan Yamal setelah pertandingan untuk menjernihkan suasana sekaligus menegaskan etika profesional di tim.
Bagi Real Madrid, El Clasico bukan sekadar laga. Ini adalah kesempatan untuk membela harga diri klub dan meraih tiga poin penting. Kini, kata-kata Yamal justru menambah tekanan emosional yang bisa mengubah dinamika pertandingan di Santiago Bernabeu.
Ruang Ganti Madrid Memanas: Pemain Madrid Muak dengan Ucapan Yamal

ONG39 – Komentar Yamal memicu gelombang kemarahan. Para pemain muak dan mulai menghindari sang bintang muda Barcelona karena dianggap tidak memahami etika profesional. Bahkan, beberapa sumber menyebut, suasana ruang ganti benar-benar mendidih.
Meski begitu, kemarahan itu justru memotivasi tim. Para pemain Madrid bertekad membalas di lapangan dan menunjukkan siapa yang lebih kuat. Carvajal siap menegur Yamal setelah laga untuk menegaskan disiplin sekaligus menjaga kehormatan tim.
Ironisnya, komentar kontroversial ini muncul di tengah bayang-bayang kasus Negreira yang masih membayangi Barcelona, sehingga tensi rivalitas semakin memuncak.
Baca juga:
Pernyataan Yamal Jadi Motivasi Real Madrid: Carvajal Siap Bertindak
ONG39 – Alih-alih melemahkan, ucapan Yamal justru menyalakan semangat Los Blancos. Para pemain kini bertekad membalas dendam atas empat kekalahan sebelumnya dari Barcelona musim lalu.
Seorang sumber tim mengatakan kepada Marca, “Komentar seperti itu hanya membuat kami semakin lapar untuk menang.” Dengan kata lain, Yamal tanpa sadar memberi energi ekstra bagi Madrid.
Meskipun beberapa pihak menyebut ucapan Yamal bodoh dan tidak sopan, Madrid memilih menanggapinya secara profesional. Carvajal akan menegaskan perannya sebagai kapten, dan laga ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin—ini tentang martabat, kebanggaan, dan kemenangan atas rival abadi.