ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Serangkaian kekalahan membuat Wolves terperosok ke dasar klasemen dan kehilangan identitas permainan mereka. Para pendukung mulai kehilangan kepercayaan, berharap muncul sosok penyelamat baru — dan nama Ole Gunnar Solskjaer kini mencuat sebagai harapan segar.
Musim ini berjalan lebih buruk dari sebelumnya. Jika tahun lalu Wolves mengoleksi tiga poin dari sepuluh laga, kini mereka hanya meraih dua poin setelah kalah 0-3 dari Fulham. Moto “first the points, then the pints” yang dulu menggambarkan semangat tim kini terasa ironis. Klub tampak kehilangan gairah, terpuruk delapan poin dari zona aman.
Perubahan demi perubahan, mulai dari rotasi penjaga gawang hingga formasi baru, gagal memperbaiki situasi. Kehilangan pemain kunci seperti Rayan Ait-Nouri, Nelson Semedo, dan Matheus Cunha juga membuat performa tim menurun drastis.
Ketegangan semakin memuncak setelah insiden di Molineux, ketika Vitor Pereira berdebat langsung dengan para penggemar usai kalah dari Burnley. Kekalahan telak dari Fulham menjadi titik nadir yang memperkuat tuntutan pergantian pelatih.
Wolves Mencari Penyelamat di Tengah Krisis

ONG39 – Kini, pertanyaan besar muncul: siapa yang bisa menyelamatkan Wolves dari keterpurukan? Klub gagal mendatangkan Sean Dyche, sementara nama-nama berpengalaman seperti Sam Allardyce, Alan Pardew, dan Tony Pulis sudah tidak lagi aktif di Premier League.
Situasi ini membuat manajemen mulai melirik arah baru. Musim lalu, Wolves sempat berjudi dengan mendatangkan Vitor Pereira sebagai pelatih debutan di Inggris. Namun, strategi itu tampaknya tak berhasil. Kini, klub berpotensi menyusul Southampton yang terdegradasi ke Championship musim lalu.
Mendatangkan pelatih lokal seperti Allardyce memang terlihat masuk akal, tetapi klub juga harus menatap masa depan jangka panjang. Jika harus membangun ulang tim dari Championship, mereka membutuhkan sosok yang sabar dan visioner.
Baca Juga:
Wolves dan Peluang Kedatangan Solskjaer

ONG39 – Di tengah situasi genting, Ole Gunnar Solskjaer muncul sebagai kandidat yang realistis. Mantan manajer Manchester United itu punya rekam jejak positif — membawa United finis di posisi ketiga dan kedua, serta menembus final Liga Europa 2021. Ia juga mencatat persentase kemenangan lebih tinggi dari David Moyes dan Louis van Gaal.
Dukungan terhadap Solskjaer datang dari mantan anak asuhnya. Marcus Rashford menyebut bermain di bawah arahan Ole sebagai masa paling menyenangkan dalam kariernya, sementara Harry Maguire memuji organisasi dan taktik yang diterapkannya.
Usai meninggalkan United, Solskjaer sempat menangani Besiktas pada Januari 2025, sebelum berpisah Agustus karena gagal lolos ke kompetisi Eropa. Namun, reputasinya tidak banyak terpengaruh, mengingat klub Turki itu sering berganti pelatih.
Jika Wolves ingin membangun kembali identitas mereka dan siap menghadapi kemungkinan turun kasta, Solskjaer bisa menjadi pilihan ideal. Ia memiliki pengalaman memimpin tim besar, karakter yang tenang, dan kesediaan menjalani proyek jangka panjang.
Baca Berita Selanjutnya: