ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Pelajaran Italia datang dari kekalahan telak 4-1 kontra Norwegia, hasil yang memaksa Azzurri menatap play-off Piala Dunia dengan kesadaran penuh bahwa performa mereka harus berubah drastis sebelum Maret mendatang.
Pelajaran Italia dari Kekalahan Telak Kontra Norwegia
ONG39 – Kapten Italia, Giovanni Di Lorenzo, menegaskan bahwa timnya harus segera mengambil pelajaran penting dari kekalahan 4-1 melawan Norwegia di San Siro. Meski laga itu tidak menentukan posisi Grup I, Italia tetap bertekad menunjukkan perkembangan sebelum memasuki play-off Piala Dunia pada Maret mendatang. Mereka sadar bahwa kebangkitan wajib hadir sekarang, bukan nanti.
Di Lorenzo menjelaskan bahwa Italia tampil tidak konsisten. Ia menilai Azzurri menguasai babak pertama, tetapi kehilangan fokus setelah jeda. Sikap lengah itulah yang membuka peluang bagi Norwegia untuk membalikkan momentum dan mengamankan kemenangan besar.
Pelajaran Italia untuk Play-off yang Menentukan
ONG39 – Menurut Di Lorenzo, kekalahan ini harus menjadi alarm keras bagi tim nasional. Ia menegaskan bahwa Maret nanti adalah fase ketika semuanya dipertaruhkan, dan Italia tidak boleh lagi menunjukkan performa yang naik-turun. Spalletti sudah membawa perubahan positif dalam dua hingga tiga bulan terakhir, tetapi konsistensi tetap menjadi tantangan terbesar.
Italia kini kembali berada di jalur yang tak asing—berjuang melalui play-off. Undian akan digelar 20 November, dengan semifinal pada 26 Maret dan final 31 Maret. Azzurri akan menjadi tuan rumah di semifinal, tetapi tidak dijamin menggelar final di kandang sendiri. Pengalaman pahit tersingkir pada edisi 2018 dan 2022 membuat situasi ini semakin mendesak.
Baca Juga:
Pelajaran Italia dari Dominasi Norwegia
ONG39 – Di Lorenzo juga memberikan kredit kepada Norwegia atas performa luar biasa mereka. Tim itu menyapu bersih seluruh pertandingan, mencetak 37 gol, dan hanya kebobolan lima kali. Italia memahami bahwa standar kompetitif di Grup I sangat tinggi dan mereka harus mengejar ketertinggalan itu.
Bek Napoli tersebut menutup pernyataannya dengan pesan tegas: Italia tidak boleh mengulang kegagalan masa lalu. Mereka harus tampil lebih siap, lebih agresif, dan lebih disiplin. “Kami harus siap karena tiket Piala Dunia berada di garis finis,” ujarnya.
Baca Berita Sebelumnya: