ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – FIFA baru saja mengumumkan penyelenggaraan turnamen baru bertajuk ASEAN Cup yang akan melibatkan 11 negara di Asia Tenggara. Presiden Gianni Infantino mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers bersama para pemimpin negara ASEAN. Infantino menyatakan bahwa turnamen ini bertujuan memberikan semangat baru dan mempererat persatuan antar negara ASEAN melalui sepak bola.
Turnamen ini melibatkan 11 negara anggota ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Infantino menambahkan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Asia Tenggara dan akan berdampak besar baik untuk kawasan maupun sepak bola dunia.
Baca Juga:
Format FIFA dan Dampak Positif Turnamen bagi Sepak Bola ASEAN

ONG39 – FIFA ASEAN Cup akan mengadaptasi format Piala Arab, yang digelar saat FIFA Matchday. Format ini memungkinkan setiap negara memanggil pemain terbaiknya dan memberi peluang bagi ASEAN untuk menunjukkan kualitas di tingkat internasional.
Infantino juga menyatakan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah menyatukan negara-negara ASEAN melalui sepak bola. “Kompetisi ini akan mendukung perkembangan sepak bola tim nasional di kawasan dan meningkatkan olahraga kita di seluruh Asia Tenggara,” ujarnya. FIFA bekerja sama dengan AFC, AFF, dan semua pihak terkait untuk memastikan turnamen sukses dan memberikan manfaat bagi semua.
FIFA ASEAN Cup: ASEAN, Pasar Sepak Bola yang Menjanjikan!

ONG39 – Infantino menyatakan bahwa, dengan lebih dari 700 juta penggemar sepak bola yang aktif, Asia Tenggara sekarang menjadi salah satu tempat paling dinamis dalam perkembangan sepak bola di seluruh dunia. Ini menunjukkan bahwa Asia Tenggara memiliki peluang besar untuk berkembang dalam olahraga ini.
Infantino juga mengatakan bahwa MoU antara FIFA dan ASEAN berfokus pada beberapa hal penting: integritas pertandingan, keamanan penyelenggaraan, dan pendidikan dan pengembangan sepak bola regional.
Dia menyatakan, “Kami ingin memastikan sepak bola tumbuh di lingkungan yang aman, membina generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, agar dapat berkembang melalui olahraga ini.”
Dalam kesempatan itu, Infantino juga menanggapi pertanyaan mengenai dugaan standar ganda FIFA terkait partisipasi Israel dan skorsing terhadap Rusia. Ia menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi kekuatan pemersatu, bukan alat politik.
“Sepak bola harus tetap menjadi simbol persatuan. Kita semua mendukung perdamaian dan upaya untuk menyatukan umat manusia,” imbuhnya.
“Kami ingin memastikan sepak bola tumbuh di lingkungan yang aman, membina generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, agar dapat berkembang melalui olahraga ini,” katanya.
Selain itu, Infantino menjawab pertanyaan tentang dugaan standar ganda FIFA tentang keterlibatan Israel dan skorsing Rusia pada kesempatan itu. Ia menekankan bahwa sepak bola harus menjadi kekuatan yang menyatukan orang dan bukan alat politik.
Dia juga menyatakan bahwa sepak bola harus tetap menjadi simbol persatuan. Kita semua mendukung perdamaian dan upaya untuk menyatukan umat manusia.
Baca Berita Sebelumnya: