ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Xabi Alonso kembali menarik perhatian publik setelah Real Madrid kalah telak di Anfield. Kekalahan ini memunculkan pertanyaan besar tentang sejauh mana pelatih muda Spanyol itu bisa bersaing di panggung elite Eropa. Musim debut Alonso kini mencatat tiga kekalahan melawan tim top, menimbulkan keraguan apakah gaya bermain Madrid yang atraktif tapi rapuh cukup solid di laga besar.
Kekalahan 0-4 dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub sempat dianggap bagian dari fase adaptasi, tetapi masalah serupa muncul lagi saat tekanan meningkat. Derby Madrid yang berakhir 2-5 melawan Atletico semakin menegaskan bahwa proyek Alonso masih belum matang.
Xabi Alonso Hadapi Masalah Besar di Pertahanan Bola Mati

ONG39 – Xabi Alonso menghadapi persoalan serius di pertahanan bola mati. Gol Alexis Mac Allister di Anfield berasal dari set-piece yang gagal dijaga, mencerminkan kelemahan yang berulang. Kekalahan dari Atletico juga menunjukkan pola sama: dua gol dari sundulan bola mati dan satu penalti dari sepak pojok.
Meski Alonso mendatangkan spesialis bola mati, Jesus Rueda, dan memiliki asisten sukses Sebas Parrilla, formula itu belum efektif di Madrid. Lawan melepaskan delapan tembakan dari situasi bola mati di Anfield, dan Courtois harus melakukan tujuh penyelamatan. Alonso masih harus menemukan solusi permanen agar Madrid tidak lagi kebobolan dari situasi set-piece.
Baca Juga:
Xabi Alonso Belum Temukan Keseimbangan di Sisi Kanan

ONG39 – Xabi Alonso masih berjuang menyeimbangkan permainan di sisi kanan Madrid. Dalam kemenangan atas Barcelona, Alonso memanfaatkan Eduardo Camavinga untuk memperluas serangan, tetapi formula itu runtuh di Anfield. Camavinga sering salah posisi dan salah umpan, sehingga Alonso memindahkannya ke tengah dan memasukkan Arda Guler untuk menambah lebar permainan.
Sebelumnya, manajemen menugaskan posisi ini kepada wonderkid Franco Mastantuono, tetapi pemain muda itu belum menunjukkan konsistensi. Alonso kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan kestabilan sisi kanan agar lawan sulit membaca rencana ofensif Madrid.
Baca Berita Sebelumnya: